Senin, 28 Januari 2013

Berikhtiar dengan Kesyirikan


Ia sudah berusah berobat ke setiap dokter, tapi Allah belrum menakdirkan kesembuhan orang ini lewat tangan-tangan para dokter tersebut. Akhirnya ia pergi kepada seseorang yang biasa bertawassul (mencari perantara), meminta bantuan, dan bertabarruk (mencari berkah) kepada para penghuni kubur. Lalu Allah menakdirkan kesembuhan untuknya lewat tangan paganis ini.
Apakah pergi kepada paganis ini diperbolehkan? Hal ini terulang beberapa kali; dan orang-orang menjadikannya sebagai ibrah (yang diikuti), serta tertanam dalam benak mereka bahwa si paganis bias menyembuhkan manusia dengan caranya berpa perbuatan-perbuatan menyekutukan Allah – kita berlindung kepada Allah dari berbuat syirik; apakah hukum agama mengenai hal ini?

Jawaban:
Diharamkan pergi kepada orang yang melakukan amalan-amalan syirik berupa berdoa kepada penghuni kubur dan meminta bantuan kepada mereka untuk meminta kesembuhan dengan doa dan ruqyahnya atau sejenisnya, walaupun sebagian orang mendapatkan manfaat darinya. Karena hal itu (hanyalah) adakalanya bertepatan dengan takdir, lalu disangka bahwa kesembuhan itu karena paganis ini. Adakalanya penyakitnya akibat perbuatan setan yang mengganggu supaya seseorang bertanya kepada orang-orang musyrik dan pergi (berobat/meminta pertolongan) kepada mereka. Manakalah ia bertanya kepada mereka, maka setan tidak mengganggunya lagi.

Sumber : http://sekitarislam.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar